7 Tips Mengelola Keuangan Versi Anak Kost
7 Tips Mengelola- Jujur aja, jadi anak kos itu rasanya campur aduk. Awal bulan berasa sultan, pertengahan bulan mulai mikir, dan tanggal tua? Dompet cuma berisi struk belanja.
Apalagi buat kamu yang tinggal di kost dekat kampus IPB, godaan itu nyata banget. Nongkrong, jajan, promo makanan online, belum lagi tugas yang bikin pengen healing tiap minggu.
Tenang, kamu nggak sendirian. Hampir semua anak kos pernah ngalamin fase “uang kemana sih?”. Nah, biar nggak kejadian terus, ini 7 tips mengelola keuangan versi anak kos yang realistis dan bisa langsung kamu pakai.
1. Uang Habis Itu Biasanya Karena Nggak Dicatat
Dulu saya juga ngerasa uang kayak menguap gitu aja. Ternyata masalahnya simpel: nggak pernah dicatat. Coba deh mulai sekarang catat pengeluaran sekecil apa pun. Beli es kopi Rp15 ribu, jajan Rp10 ribu, parkir Rp3 ribu — tulis. Kelihatannya sepele, tapi kalau dijumlahin seminggu bisa bikin kaget sendiri.
2. Begitu Uang Masuk, Jangan Langsung Kalap
Baru dapet kiriman? Rasanya pengen checkout semua keranjang kuning. Tahan dulu.
Langsung bagi uang kamu ke beberapa pos:
Makan
Bayar kost
Pulsa & internet
Kebutuhan kuliah
Dana darurat
Kalau kamu tinggal di rumah kost dekat IPB yang strategis, sebenarnya kamu sudah hemat ongkos. Jadi jangan sampai kehematannya malah habis buat hal impulsif.
3. Nongkrong Boleh, Tapi Jangan Setiap Hari
Ini nih yang paling susah.
Temen ngajak nongkrong, rasanya nggak enak nolak. Tapi kalau tiap hari? Dompet yang nolak. Bukan berarti jadi anti-sosial, tapi pilih momen. Misalnya seminggu sekali aja. Sisanya? Nongkrong di kamar kost sambil bikin mie bareng juga seru kok.
4. Coba Masak Sendiri
Kalau kost kamu ada dapur bersama, manfaatin.
Masak telur, tumis sayur, atau bikin nasi goreng itu jauh lebih hemat dibanding beli terus. Memang butuh effort, tapi seminggu 2–3 kali masak sendiri aja udah bisa ngurangin pengeluaran lumayan banget. Percaya deh, tanggal tua bakal lebih aman.
5. Pisahin Dana Darurat (Ini Penting Banget)
Laptop error, motor mogok, atau tiba-tiba sakit. Hal-hal kayak gini sering datang tanpa aba-aba. Makanya, usahakan sisihin minimal 10% dari uang bulanan. Jangan diganggu kecuali benar-benar darurat.
Rasanya tenang banget punya cadangan uang, walaupun nggak banyak.
6. Jangan Kebanyakan FOMO
Temen beli sepatu baru, kamu ikut. Temen upgrade gadget, kamu kepikiran. Padahal sebenarnya nggak butuh-butuh amat. Ingat, kondisi keuangan tiap orang beda. Fokus aja sama kebutuhan dan prioritas kamu sendiri.
Lebih keren anak kos yang stabil keuangannya daripada yang gaya tapi tiap akhir bulan minjem sana-sini.
7. Disiplin Itu Kunci (Walau Susah di Awal)
Mengelola keuangan itu bukan soal pinter matematika. Ini soal kebiasaan.
Awalnya pasti berat. Tapi kalau sudah kebiasa, kamu bakal ngerasa lebih tenang. Nggak panik tiap akhir bulan, nggak was-was lihat saldo. Dan percaya nggak percaya, skill ngatur uang ini bakal kepakai terus sampai kamu kerja nanti.
Jadi Anak Kos Itu Belajar Latihan Mandiri
Tinggal di kost dekat kampus IPB itu sebenarnya banyak keuntungannya. Dekat kampus, hemat waktu, hemat ongkos. Tinggal gimana kamu ngatur uang dengan lebih bijak. Karena jadi anak kos itu bukan cuma belajar di kelas, tapi juga belajar ngatur hidup. Dan salah satu pelajaran terpentingnya?
Belajar supaya nggak bokek sebelum waktunya 😉
Kalo kamu mau tau lebih lanjut tentang hal-hal yang harus dilakukan mahasiswa di awal perkuliahan nya, kamu bisa langsung baca artikel selengkapnya disini. Dan bagi Anda yang ingin berinvestasi kami menawarkan rekomendasi Rumah Kost Premium, untuk selengkapnya langsung klik disini yaa.

Komentar
Posting Komentar